Warga Desa Gamber 7 Tewas dan 2 Kritis Akibat Awan Panas Sinabung

Pray For Sinabung

Lima warga tewas pada Sabtu akibat luka bakar yang ditimbulkan awan panas tersebut, sedangkan dua lagi lagi tewas setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Tercatat tujuh warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, tewas akibat terkena awan panas dari Gunung Sinabung yang terjadi pada Sabtu (21/5) sore pukul 16.00 WIB.

Dandim 0205/TK sekaligus Dansatgas Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung Letkol Inf Agustatius Sitepu, Minggu [22/05] , mengatakan secara keseluruhan ada sembilan warga yang terkena awan panas Gunung Sinabung tersebut.

Tadi siang (minggu) sudah dilakukan serah terima jenazah dari pihak rumah sakit kepada pihak keluarga. Keseluruhan warga yang tewas sudah dimakam kan di 3 lokasi yang berbeda, ada di Desa Naman Teran, di Desa Sukendebi, dan di TPU Jalan Irian.

Pelepasan jenazah dilaksanakan di RSU Kabanjahe oleh kepala BNPB yang diwakili oleh Deputi RR BNPB Hermansyah bersama Bupati Karo Terkelin Berahmana Forkominda Kabupaten Karo dan disaksikan keluarga korban beserta masyarakat. Sebelum di lepas jenazah didoakan Pendeta Agustinus Purba Ketua Moderamen GBKP.

Lima yang tewas itu adalah Karman Meliala (60), Irwansyah Sembiring (17), Nanin beru Sitepu (50), Leo Perangin-angin (25), dan Mulia Ginting (45),  yang keseluruhannya warga Desa Gamber. Sedangkan dua lagi yang tewas adalah Ersada Ginting (55) dan  Ibrahim Sembiring (51) yang sempat dirawat di RSUP H Adam Malik Medan.

Adapun dua warga masih dalam kondisi kritis yakni Cahaya Sembiring (57) dan Cahaya beru Tarigan (45) yang juga warga Desa Gamber, Kabupaten Karo dirawat di RSUP H Adam Malik Medan. Pada saat kejadian, korban melakukan aktivitas di Desa Gamber yang merupakan “zona merah” karena berada dalam jarak radius 5 km dari Gunung Sinabung.

Ketika sedang bekerja, tiba-tiba datang awan panas dari Gunung Sinabung sehingga membakar para korban yang berada di area desa tersebut. Masyarakat dinilai melanggar larangan pemerintah untuk memasuki area tersebut, padahal pemerintah telah memasang portal jalan menuju desa itu.

Comments

Popular Posts